Kampar, Kanalnusantara.com. Pembangunan jembatan kayu Sei Silam Desa Ganting Damai kecamatan salo kabupaten Kampar patut di dalami Wartawan hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Pasalnya, Pembangunan jembatan menghabiskan anggaran berbandrol Rp 19,932.000 tersendat mar up anggaran diduga oleh pengguna anggaran yakni kepala Desa.
Dari hasil investigasi wartawan CS, Pembangunan jembatan Sei Silam berlokasi di Dusun Suka Maju Desa Ganting Damai di borong langsung oleh Putera tempatan a/n Asmar alias Bujang kacau kabarnya senilai Rp 4.500.000.
Merujuk pada kisaran pagu dana tertera senilai Rp 19,932.000 ramai warga kecewa dengan upah yang di terima oleh a/n Asmar.
Menurutnya Pemerintahan Desa Ganting Damai terkesan fantastic menyunat anggaran hingga upah pengerjaan rehabilitasi lantai jembatan terlalu Minim di terima oleh
a/n Asmar.
” Kami kecewa dengan upah yang diterima oleh a/n Asmar, padahal anggarannya tinggi,” seruh salah seorang warga Ganting Damai yang di minta namanya di tutup kepada Warta (11/5/2025).
Warga menilai, untuk rehabilitasi lantai jembatan hanya mencakup berkisarkan diduga Rp 7.000.000. Namun justru Pemerintahan Desa Ganting Damai yang di pimpin oleh Hermunis berani membuat RAB sebesar, Rp 19,932.000 hal itu dibuktikan dengan papan informasi terpasang d kegiatan.
Olehnya, salah seorang masyarakat yang mewakili warga Ganting Damai meminta kepada wartawan kemudian LSM mendalami anggaran Dana Desa Ganting Damai tahun 2025 yang tidak masuk akal menghabiskan biaya Rp 19,932.000 untuk sebuah rehabilitasi lantai jembatan bervolume 36 m x 1.8 m.
















