Informasi Terpercaya
Berita  

Akibat Jalan Aspal Kampung Maja Viral, Pemerintah Kecamatan Kresek,”Kebakaran Jenggot”

banner 120x600
banner 468x60

 

TANGERANG – Kanalnusantara.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga sedang mencongkel aspal di bagian sisi jalan dengan menggunakan jari, Sontak Viral di sebuah akun Tiktok dan media sosial

Rupanya hal dalam Video tersebut merupakan Sebuah jalan aspal Lingkungan di Kampung Maja RT 10/03 Desa Renged Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang (13/12/2023)

Tampak kondisi Aspal dalam video tersebut sangat dengan mudah terkelupas seperti kue. “Nih min (Admin) jalan yang bisa di congkel. Tuh pakai dua jari, masa kayak gini min. Nih min lihat, masa Hotmixnya kayak gini bisa di congkel, pengerjaaan semalam,” ujar pria dalam video tersebut.

Atas beredarnya video tersebut, akhirnya Pengawas Internal Kecamatan Kresek Mulhat memberikan klarifikasinya, jika memang benar pekerjaan perbaikan jalan tersebut baru dikerjakan dan belum rampung keseluruhannya,” ucapnya

Sang pelaksana atau pihak kontraktor melakukan pekerjaan mulai pada Minggu 10 Desember 2023 pukul 10.10 WIB sampai dengan hari Senin 11 Desember 2023, pukul 06.00 WIB.

“Pekerjaan ini bukan tidak beres, tapi memang belum beres. Kemudian di tunda sebentar sambil menunggu bahan material lainnya datang. Tapi tiba – tiba belum sempat kegiatan tersebut dilanjutkan, warga sudah melakukan aksi seperti yang ada dalam video tersebut,” katanya

“Saya mengatakan bahwa jalan itu merupakan akses warga menuju ke areal pesawahan dengan panjang kurang lebih 160 meter dengan lebar 2 meter.

Dan saya pastikan pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang belum melakukan PHO atau pembayaran kepada pihak pemborong sampai pekerjaannya tersebut selesai,” ungkap Mulhat

“Lebar jalan itu awalnya hanya 1,5 meter, kemudian mengalami pelebaran menjadi 2 meter. Karena di anggap masih ada sisa ruang. Perlu diketahui bersama jika proyek ini tidak akan adanya pembayaran, jika tidak diselesaikan dengan benar karena
itu merupakan SOP kami guna mencegah oknum pelaksana nakal pekerjaan yang asal- asalan,” bebernya.

Terkait pemberitaan yang sudah beredar, Mulhat mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut karena saya yakin warga masyarakat yang membuat video tersebut sangat peduli dan kritis terhadap pembangunan di wilayahnya, justru itu perlu tumbuh dari rasa kepedulian kita bersama dalam pengawasan serta mungkin tidak mengetahui alur prosesnya,” tegasnya

“Ya itu sah-sah saja, namanya juga masyarakat ikut melakukan kontrol, cuma kegiatan tersebut belum tuntas, hari ini kita bereskan, semuanya,” terangnya

(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *